Geografi

Pertanyaan

Jelaskan keterkaitan antaratekanan udara dan ketinggian tempat

1 Jawaban

  • Fisikanesia). Dalam zat cair, tekanan akan semakin besar pada kedalaman yang lebih dalam. Demikian pula dalam udara. Tekanan udara paling besar terdapat di permukaan laut. Tekanan tersebut berangsur-angsur berkurang seiring dengan kenaikan tinggi tempat. Dengan barometer dapat diketahui bahwa setiap kenaikan tinggi tempat sebesar 100 m, tinggi permukaan raksa pada barometer turun 1 cm. Misalnya, jika tinggi permukaan raksa pada barometer di kota Bandung 70 cm, tinggi kota Bandung adalah 600 m dari permukaan laut. Barometer raksa kurang efisien digunakan. Hal ini karena ukurannya terlalu besar (panjang) dan mudah pecah sehingga sulit dibawa ke mana-mana. Untuk mengatasi hal itu, diciptakanlah barometer aneroid.

    Bagian utama barometer aneroid adalah kotak logam kecil yang berisi udara dengan tekanan sangat rendah. Permukaan kotak tersebut dibuat bergelombang dengan maksud agar lebih sensitif terhadap tekanan udara yang mengenainya. Jika tekanan udara bertambah, kotak tersebut akan mengempes (tertekan). Hal ini menyebabkan rantai tertarik ke kiri. Akibatnya, penunjuk skala menyimpang ke arah skala yang lebih besar. Sebaliknya jika tekanan udara lebih kecil (berkurang), kotak logam tersebut akan mengembang. Hal ini menyebabkan rantai tertarik ke kanan. Akibatnya, jarum penunjuk menyimpang ke arah skala yang lebih kecil.
    Selain digunakan untuk mengukur tekanan udara, barometer aneroid juga sering digunakan oleh para pendaki gunung dan pilot pesawat terbang untuk mengukur ketinggian tempat. Dalam hal ini, barometer aneroid berfungsi sebagai altimeter. Altimeter adalah alat untuk mengukur ketinggian suatu tempat.

Pertanyaan Lainnya