Pada masa Rasulullah SAW menetap di kota Madinah, pengelolaan sumber dan pengeluaran negara diserahkan ke Baitul Mal sebagai sarana untuk mengoptimalkan dan men
Pertanyaan
Berdasarkan narasi diatas, nilai keteladanan yang dapat diambil dari perikehidupan Rasulullah SAW adalah….
1 Jawaban
-
1. Jawaban varlord
✎ Jawaban Pendek
Dari narasi tersebut kita bisa meneladani sifat rasulullah yakni amanah atau bisa dipercaya atau jujur dan fathonah atau cerdas. Amanah dan fathonah memang dua sifat utama dari rasulullah SAW.
✎ Jawaban Panjang
Di jaman rasulullah, baitul maal belum berfungsi sebagai lembaga penyimpanan kekayaan negara. Fungsi ini baru muncul pada saat baitul maal berada di bawah kepemimpinan Khalifah Abu Bakar As-Siddiq RA. Pada saat rasulullah memimpin, baitul maal difungsikan sebagai penyalur harta. Begitu ada harta yang masuk, langsung disalurkan ke yang berhak.
Karena sangat sederhana maka wajar jika tak ada satupun dokumen atau catatan aktifitas baitul maal di jaman rasul. Karena itu ahli meyaini kegiatan lembaga ekonomi di jaman ini belum sisitematis. Baitul maal ini memang merupakan solusi awal saat para sahabat berdebat mengenai harta rampasan perang badar.
Meski demikian, kita tetap bisa memetik teladan dari prilaku rasulullah dalam hal pembentukan baitul maal. Rasulullah seseorang yang jujur dan amanah, karena itu ia sangat hati hati dalam mengelola harta yang masuk. Harta tersebut tidak digunakan secara pribadi, melainkan diberikan pada mereka yang paling membutuhkan.
Dari narasi di atas juga kita bisa meneladani sifat fathonah rasulullah. Fathonah berarti cerdas. Sifat ini menjadi sifat utama rasulullah. Kecerdasan ini sudah tampak bahkan sebelum rasulullah menjadi wali Allah SWT. Sebelumnya ia sudah dikenal sebagai pedagang yang cerdas, ulet dan handal. Jadi wajar jika saat rasulullah menjabat sebagai pemimpin, keuangan ditata dengan baik meski dalam bentuk paling sederhana sekalipun. Hal ini menujukkan sifatnya yang cerdas atau fathonah. Sifat yang wajib kita teladani.